Dji Sam Soe??

August 19, 2006

       "Bagus, Bu!" Sedikit sarkasme. "Tiap hari saja kau berikan aku nasi dingin dan sayur asem. Tak bisakah masak sesuatu yang lain?? Atau apa perlu kumasukkan kau ke kursus memasak?"
        "Memangnya kenapa toh mas, kalau tiap hari makan sayur asem?" Sahut sang istri sabar.
        "Aku bosan, Bu!"
        "Bosan?"
        "Ya.. Bosan!! Sudahlah, aku tak akan makan malam ini. Mana rokokku, lebih baik aku merokok saja." Diapun menulut rokoknya. Sang istri pergi duluan ke kamar, bingung harus bicara apa.

esoknya

        "Nih, Pak. sekarang aku masak ayam goreng untuk Bapak." Sambil sedikit tersenyum dan mengambilkan nasi untuk suaminya.
        "Nah… Gini dong, Bu." Sumringah. "Aku kan jadi semangat memakannya." Mereka makan berdua sambil membicarakan berbagai hal. Tak terasa sebakul kecil nasi dan 2 potong ayam goreng telah mereka habiskan.
        "Bu, ambilkan rokokku ya."
        "Ya" Sambil membereskan piring dan membawanya ke belakang.
        "Loh! Kok rokoknya Marlboro? Mana Dji Sam Soenya?" Sang suami kaget emlihat tingkah lagu istrinya.
        "Aduduh, Pak. Ndak bosen apa, tiap hari rokoknya itu-itu terus? Aku ganti biar bapak ndak bosen dan marah-marah kayak kemarin."

hhhh..

-myrdal-

College… lagi-lagi

August 13, 2006

hah…susah jadi orang bodo’ yang dipaksa pinter…

teuing ah..keur geuleuh weh ama kampus…
udah pagi-pagi riweuh kudu kuliah, dateng2 ada yang demo (demi alek)…

jadi weh,,hoream…

nilai mah okey, tapi,,
ga ada yang bikin saya betah dikampus, gimana atuh.. (adeuh..broken kampus)

cing atuh pus (kampus..) berikan aku kebahagiaan seperti di SMA…

ya sudahlah.. biar dibilang naif, tapi saya ga mau jadi pemuda 23 tahun tanpa gelar sarjana (wayahna)…

-bye-