Life is a Roller Coaster

July 30, 2005

Soundtrack : Mica – Weather of June

Masih di hari yang sama. Sekarang, gwmau bagi2 sedikit pandangan tentang kehidupan.

Gw pernah denger di jingle salah satu radio di bandung,

“Life is a roller coaster” katanya………

Awalnya gw cuman mikir itu mah modifikasi dari pepatah kuno “hidup itu seperti sebuah roda, kadang diatas kadang di bawah”.

Tapi setelah dipikir-pikir, ada bedanya. Dan nampaknya pepatah kuno itu ga berlaku bagi gw.

“Life is a roller coaster”, bener juga. Coba kita perhatiin sebuah roller coaster yang lagi maju, lalu dia nanjak. Lama, bikin deg-degan, tapi ga ada yang bisa kita nikmatin.

Terus perhatiin waktu turun. Cepet banget, asyik sih. Tapi cuman sebentar.

Mungkin itu lebih tepat untuk ‘mempepatahkan’ hidup gw. Atau mungkin kalian juga???

“Life is a roller coaster. It’s hard to climb, but easy to fall.”

Ada benernya ngga’?

When everybody’s busy with their “oh yeah.. oh yeah..”

And the hotel rooms are full and the bathrooms are locked

We’re just standing in the center of attention

Being happy with our existence Not with orgasm Oh yeah……

When they reach the climax point

We’re just satisfied by our narcissism

Not with orgasm Oh yeah….

We’re breaking the rules and rockin’ the night With our narcissism, not with orgasm Oh yeah…..

It doesn’t mean we’re give a damn to the orgasm ‘cause being narcis is our orgasm

Hell yeah!!!!!

-friends-

lagi-lagi, makanan…..

July 16, 2005

Satu cerita lagi yang bisa gw tulis disini (sambil dengerin lagu Polyester Embassy yang judulnya Blur). Ngobrol lagi tentang makanan. Beberapa waktu lalu pas ujian UNPAR, gw dapet soal yang menarik banget di salah satu text soal bahasa Inggrisnya.

Berbicara tentang obesitas (bukan gara-gara gw juga mengalaminya), ternyata orang-orang obesitas itu memiliki reflex yang berbeda terhadap sebuah rasa.

Maksudnya gini, orang gemuk biasanya ngerasain rasa ‘gurih’ nggak lebih besar dari orang biasa. Makanya otaknya bakal nagih lagi untuk ngedapetin sensor dari rasa itu. Jangankan rasa yang enak, yang nggak enak aja, mereka (orang gemuk) perlu lebih banyak sample yang masuk ke mulutnya sampai dia bisa ngerasain bahwa itu nggak enak.

Makanya, hati-hati kamu orang kurus yang mulai ngerasa masakan ibu kamu kurang garam, tapi pas kamu tanya ke ibu, si ibu bilang “Biasa aja”.

Dan beruntunglah ketika orang-orang gemuk mulai ngerasa kentang goreng di McD jadi terlalu asin.

(ngerti maksudnya kan??)

-myrdal- 

Pernahkah kamu merasa bahwa tidak ada lagi orang di dunia ini yang patut kamu percayai?

Atau kamu merasa kamulah yang tidak patut dipercayai siapapun?

Sebenarnya semua itu saling berhubungan (kalau di SPMB jawabnya A). Maksudnya gini, gimana kamu mau dipercaya orang sedangkan kamu terlalu susah untuk mempercayai orang. Sadarilah bahwa pikiranmu sudah terkontaminasi pesan terselubung sisa orde baru, yaitu hidup di kota besar itu sangat keras (intermezzo ajah, dulu kan gencar-gencarnya program pemerataan penduduk). Dan sudah jelas di sinetron-sinetron, reality show, dll. bahwa kita jangan mudah mempercayai orang.

“Trusting everybody, will make don’t trust whoever.”

Ada benarnya kan??

Temen gw, namanya Ian. Dia baik banget. Gampang deket sama orang. Sampai dia ketemu ama si Andre, yang awalnya baik juga sama dia. Apa yang terjadi??? Andre jadi sahabat Ian cumin karena ingin ngedeketin adeknya. TAI banget ya. Setelah Andre jadian, dia ngga’ pernah mau diajak main ama Ian. Sejak itu Ian berubah, dia jadi dingin ke semua orang. Bahkan ke gw. Sampai sekarang yang gw tau, dia udah pindah ke luar kota. Gw harap dia dapet kehidupan baru di sana.

TAI!!!! Iya kan?? Makanya jangan terlalu percaya ke orang lain. Karena jarang banget ada orang yang bener2 tulus saat mereka berinteraksi ama kamu. Tapi jangan juga kamu terlalu paranoid, itu bakal bikin kamu dijauhin orang.

Yah, kedua sifat tadi mirip dengan keadaan Ian di awal dan di akhir cerita pengalaman gw tadi.

-myrdal-

I’m Falling Away

July 15, 2005

lirik yang lagi gw alamin

So far away and dreaming How could I lost this felling I’m falling away, I’m falling away I’m sending a beep from a far While I try to hide the scar I’m falling away, I’m falling away Sit and watch the sun goes down Waiting till the moon goes ’round The ocean always look so blue Distance between me and you And every time I close my eyes I’m falling away Love could be share in letter A moment like we’re together I’m wasting away, I’m wasting away Sit and watch the sun goes down Waiting till the moon goes ’round The ocean always look so blue Distance between me and you And every time I close my eyes I’m falling away

-sendal jepit-

sorry, vegetarian….

July 15, 2005

kali ini, ayo kita bicara tentang budaya. tapi budaya ini spesial, karena terpaut dengan puluhan ribu tahun yang lalu, sampai ribuan tahun yang akan datang.
apa sih???
simple but complex enough….. makanan kita.
budaya manusia memakan apa?? makanannya diapakan??
makan sama siapa?? makan dimana?? sampai gimana caranya mengorek gigi yang baik.
lupakan tentang itu.
kita bahas yang pertama….
zaman purba dulu, manusia makan apa?? hewan. dibakar tanpa minyak, tanpa bumbu, dan tanpa dessert.
entah kapan, setelah manusia menemukan peradabannya, ya…. sekarang ini. makan harus pakai piring, ada makanan pembuka, menu utama, penutup (kaya pidato aja)

itu intermezo aja. semau tulisan gw ini terinspirasi dari VCD+buku yg judulnya "GO VEGETARIAN" punya ibu gw.

"jaman sekarang orang takut makan binatang, ntar2 orang yang dimangsa ama binatang"

-myrdal- 

jualan di 2005

July 12, 2005

tahun 2005…..
hal apa sih, yang ga bisa dijual???
barang? jasa?
satu kalimat yang sempet saya pikir:
"di dunia ini ada dua hal yang ga bisa dijadiin uang kecuali kotoran kita, dan cinta"
kaget? wajar…..
mari bahas yang kedua aja. cinta.
orang tua jaman dahulu sering kali berkata, "APA KAMU MAU KASIH MAKAN ISTRIMU DENGAN CINTA???"
orang yang ditanyai pertanyaan itu berperasaan seperti halnya sedang disodomi.
kaget lagi? masih wajar……
tapi kalau ada orang yang mikir bahwa cintanya bisa dijual, THEY’RE WRONG.
sebut pelacur. mereka hanya menjual kehormatanya, bukan cintanya.
atau cewe matre? mereka itu bukan menjual cinta, tapi MERAMPOK cinta sekaligus uang korbannya.
kaget? ga’ lah ya. mungkin pikiran kita udah rada tenang.
kesimpulannya simple:
"yang orang butuh itu bukan cuman uang"
-myrdal-